Skip to main content

Posts

319 of Twilight

Saat twilight tadi, entah mengapa novel Twilight juga kubuka. Secara random, halaman 319 terbuka. Kudapati petikan kalimat romantis, menurutku.. Bella : "Kau tampak lebih...ceria dari biasanya, aku belum pernah melihatmu seperti ini sebelumnya." Edward : "Bukankah seharusnya seperti ini?", "Keindahan cinta pertama, dan semuanya. Bukankah mengagumkan, perbedaan antara membaca sesuatu, melihatnya di  gambar, dan merasakannya sendiri ? Sangat lucu, dan juga sangat romantis... Apa yang dikatakan Edward benar adanya. Ketika kita dihadapkan pada suatu lukisan misalnya, lukisan pedesaan dengan udara sejuk, bagaimanapun rasanya berbeda ketika kita benar-benar berada di desa itu, isn't right?

Silence

Aku percaya dengan apa yang dikatakan oleh Stephenie Meyer dalam novelnya, Twilight. Sangat mudah mempercayai kegilaan di tengah keheningan seperti yang sekarang ini aku rasakan. Ya, KEGILAAN.. Jangan menangis... Sungguh pun berapa kali aku berjanji namun air mata yang sama tidak dapat kubendung. Sudah berapa tahun ini semuanya sama saja. Kadang aku mengingatkan diri bahwa inilah yang terbaik, namun tetap saja aku mengingkari apa yang aku pilih. Orang di luar sana tak mengetahui sedikit pun. Bukan suatu kebahagiaan. Aku sudah mengalami hal yang sangat berat. Dihadapkan pada pilihan hidup ternyata sangat menentukan masa depan. Bukan itu saja, menjalani keputusan- itulah saat paling menyakitkan. Aku bisa mengatakan bahwa aku merasakan dampak berkepanjangan. Orang-orang tak tahu sakit yang kurasa. Diperlakukan secara tidak adil dari hanya melihat sudut mata saja. Anda memang di tempat berpredikat. Siapa yang mengingkari? Singgungan bukan lagi tajam, tapi sangat tajam. Dan masalah it...

A Fairy Tale, A Time, and An Education

Untuk mengisi kekosongan waktu di malam yang panas dengan deraian air hujan yang tak tentu debitnya, ayah tanpa sengaja mendongeng untuk menghibur dua adikku yang masih imut-imut, yang masih enak dijadiin pesuruh di rumah. Heheheh… Tapi ternyata, dongeng itu memberikan efek mujarab. Apa hasilnya? Aku malah bernostalgia masa-masa kecil dulu. Aku yang masih tinggal di rumah lama dekat pantai, dengan masih memiliki teman se-permainan, dengan menerima cambukan sembari menghitungnya apabila aku melanggar. Okey, biar aku perkenalkan. Ayahku adalah seorang pendongeng. Seorang pendongeng handal, menurutku. Maklum, dia adalah seorang guru bahasa. Sejak aku masih doyan nangis, setiap malam ayah pasti menceritakan suatu kisah. Ya, tentu saja itu dongeng. Cerita Abu Nawas, Si Buta, Raksasa, Nenek sihir, Si Kancil, Buaya, dan berbagai fabel lainnya selalu menjadi judul dari dongeng ayah. Aku mengingat ayah selalu mendongeng di atas tempat tidur. Dongeng-dongeng ayah pasti berhasil menjadi bahan t...

Secret, That Cannot Be Told

This is a Taiwanese movie. The first time I saw in Celestial Movies. It was three years ago, maybe. I think it is a good movie, but I didn't watch till end. I don't remember. So, three days ago I watch Initial D also in Celestial movie, which starring Jay Chou. I remember this movie. Yeah, Jay Chou has a big movie about piano. I remember it. So, I download this movie. Secret, that cannot be told. This is old movie, was released 2007, but the scenes success to make me crazy. Star, director, original story, and music by Jay Chou. I like his hand when playing piano. And the second star by Kwai Lun-mei. She is beautiful and I think she is the best couple for Jay Chou. Ok. This movie is opened by music melody, and good news for me because I like piano as music. Yie Xianglun or Jay (Jay Chou) was a new student in major piano class. He is good pianist. One day, he met a mysterious girl named Lu Xiaoyu or Rain (Rain also is good pianist). Jay heard beautiful melody from Rain, whi...

Can I Go to Holiday with Friends?

Kapan ya, aku bisa mewujudkan mimpi yang sedari SMP ini yaitu berlibur bersama teman-teman kelas ke tempat yang paling ingin kudatangi yaitu Malino. Aku pengen banget ke Malino. Aku ingin merasakan suasana dinginnya udara yang membalut tulang. Pengennya cemburu terus kalai teman-teman cerita pengalaman mereka berkunjung ke sana waktu liburan kenaikan kelas. Saat itu, aku yang paling ngotot pergi. Tapi, yang paling menyedihkan ialah saat keberangkatan aku sakit. Jadinya ga dapat ikut. xixixixi... Hmm, untuk liburan semester, keinginanku ini harus dipenuhi. Heheh,, aku sudah men-share ide ini ke semua teman. Sejauh ini aku udah memiliki tiga orang pendukung. Pokoknya, aku harus menaklukkan mereka *:p* Kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Apakah aku berhasil??? Absolutely yess!!!

Not Understand

Malam ini keadaan deraian air mata hatiku sederas hujan yang menerpa. Aku merasa aku tidak berguna lagi. Tentu saja, ulangan online sejarah tadi siang telah menampar wajahku sekaligus menjadi pengajaran bagiku. Aku yang lebih duluan selesai dengan beberapa masalah stres yang kuhadapi akibat melayani begitu banyak permintaan jawaban dari teman. Ya, sebenarnya aku tidak fokus mengerjakan soal tersebut. Selalu saja ada panggilan, “Umi, Umi, …” Antara perasaan ingin membantu teman dan menjawab dengan serius. Aku benar-benar lengah. Setelah nilai keluar, aku hanya mendapatkan nilai 85. Jujur, aku tidak puas dengan nilai tersebut. Dengan terpaksa aku harus menerimanya. Aku masih di lab, tidak keluar padahal pak guru mengatakan yang sudah selesai boleh keluar. Aku masih membantu teman ditambah keringatku yang bercucuran akibat udara dalam ruangan yang cukup panas. Tiba waktunya aku keluar. Teman-teman yang sudah selesai mengatakan nilai mereka yang cukup tinggi, yaitu diatas 90. Aku hanya h...

Ngambek...

Hari ini aku sangat kesal kepada beberapa teman. Mood aku benar-benar gak baik. Pengennya ngambek terus. Jadinya selama upacara, aku hanya diam di barisan paling belakang. Aku benar-benar gak rela berada dalam sekumpulan teman yang tidak bertanggung jawab. Jadi kemarin kan ada jadwal pembenahan kelas yang telah kami sepakati hari Sabtu agar semua teman datang membersihkan kelas hari Minggu pukul 09.00 pagi. Pas malam Minggu itu, ada beberapa teman yang sms aku, mereka bertanya jam berapa datangnya. Padahal, udah jelas jam 9 pagi, itu emang pertanda basa-basi aja. Jelas-jelas temanku yang cowok berteriak setengah mati saat jam TIK di lab. Hal yang udah jelas kok masih ditanyakan. Ini yang aku tidak suka. Hmm, Minggu pagi perutku sedikit bergejolak, akibatnya aku telat ke sekolah. Aku udah ngambek nunggu angkot yang sebiji pun gak ada yang lewat. Sabar, 30 menit berlalu. Aku harus siap mendapat cemohan teman yang lain. Tiba di sekolah, menuju kelas dan ternyata GAK ADA ORANG. Lalu ku...