Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah... Kebahagiaan tidak dapat kuungkap dengan kata-kata. Aku sungguh mensyukuri nikmat Tuhan yang telah diberikan kepadaku. Allah telah mengabulkan doa yang sering sekali aku panjatkan. Alhamdulillah, aku lulus seleksi tahap kedua AFS. Aku tak menyangka aku lulus, berhubung saat tes kedua banyak kesalahan yang kulakukan. Saat interview Binggi, aku tidak mengerti satu pertanyaan, ya kujawab saja sekenanya. Ga peduli salah atau benar, yang penting cas, cis, cus, hehehe.. Sambil nunggu dipanggil wawancara Bindo, saksikan dulu penampilan kak Aidil memainkan sulap. Sialnya, aku tak melihat aksi sulap itu, karena nomorku dipanggil. Bagus juga sih. Awalnya sih, wajah-wajah interviewnya ramah, tapi pas dia tau kelemahanku, tak habis-habisnya dia debat aku. Aku ini orang yang tingkat konsentrasinya menduduki level angkasa ------- level teratas. Nah itu dia masalahnya. Aku disuruh melawak alias buat lelucon. Sontak, pikiranku campur-adul. Ga kebayan...