Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opinion

A Fairy Tale, A Time, and An Education

Untuk mengisi kekosongan waktu di malam yang panas dengan deraian air hujan yang tak tentu debitnya, ayah tanpa sengaja mendongeng untuk menghibur dua adikku yang masih imut-imut, yang masih enak dijadiin pesuruh di rumah. Heheheh… Tapi ternyata, dongeng itu memberikan efek mujarab. Apa hasilnya? Aku malah bernostalgia masa-masa kecil dulu. Aku yang masih tinggal di rumah lama dekat pantai, dengan masih memiliki teman se-permainan, dengan menerima cambukan sembari menghitungnya apabila aku melanggar. Okey, biar aku perkenalkan. Ayahku adalah seorang pendongeng. Seorang pendongeng handal, menurutku. Maklum, dia adalah seorang guru bahasa. Sejak aku masih doyan nangis, setiap malam ayah pasti menceritakan suatu kisah. Ya, tentu saja itu dongeng. Cerita Abu Nawas, Si Buta, Raksasa, Nenek sihir, Si Kancil, Buaya, dan berbagai fabel lainnya selalu menjadi judul dari dongeng ayah. Aku mengingat ayah selalu mendongeng di atas tempat tidur. Dongeng-dongeng ayah pasti berhasil menjadi bahan t...

Secret, That Cannot Be Told

This is a Taiwanese movie. The first time I saw in Celestial Movies. It was three years ago, maybe. I think it is a good movie, but I didn't watch till end. I don't remember. So, three days ago I watch Initial D also in Celestial movie, which starring Jay Chou. I remember this movie. Yeah, Jay Chou has a big movie about piano. I remember it. So, I download this movie. Secret, that cannot be told. This is old movie, was released 2007, but the scenes success to make me crazy. Star, director, original story, and music by Jay Chou. I like his hand when playing piano. And the second star by Kwai Lun-mei. She is beautiful and I think she is the best couple for Jay Chou. Ok. This movie is opened by music melody, and good news for me because I like piano as music. Yie Xianglun or Jay (Jay Chou) was a new student in major piano class. He is good pianist. One day, he met a mysterious girl named Lu Xiaoyu or Rain (Rain also is good pianist). Jay heard beautiful melody from Rain, whi...

The School Bus Call Me

There is a new experience today. Yeah, today is buying a magazine. So after school I went to the store. But, I was alone because my friend who always with me to buy a magazine is sick. No problem. I saw a school bus in the street. I thank, should I went by it or not? A conflict in my mind, because I also want to feel how about in there. Yeah, I never go by a school bus. But, I fell the bus had call me. Heheheh… Ya, teriakan itu semakin kuat. Aku memberanikan diri untuk menyeberang-segera ikut dengannya-namun terlalu malu jika ingin mengatakan “STOP”. What should I do? I’m really interest with the bus. Bagaimana mungkin masa sekolahku selama 9 tahun-Insha Allah- akan terkenang jika aku tak pernah sekali pun duduk di atas bus sekolah.. But luckily, my classmates was in there. They are Sinta, Rus Shinta, and Intan. I joined with them. The first comment about the bus is clean and suitable for student. *Of course*. I sat with Rus Shinta beside me. There is some students who I know. And af...

I Will Not Watch It

Ya ampun... Hari ini capek banget... Benar-benar penuh perjuangan hari ini. Jadi gini, aku dan teman-teman udah berencana Insya Allah sepulang sekolah pergi ke Wonomulyo untuk nonton konser Ungu. Sebenarnya bukan konser sih, melainkan penampilan Ungu sebagai bintang tamu acara kampanye pilgub. Jujur, aku hanya ingin melihat penampilan Ungu, bukan orasi yang ingin kudengarkan. Heheheh.. Tapi sejujurnya lagi, aku bukan fans Ungu. Aku rasa tidak melihat Ungu di Polewali kurang afdhol. Ok. Pukul 13.30 aku udah start. Aku singgah dulu di rumah Nunu, my friend. Setelah itu ke rumah Suci. Kami bertiga mulai perjalanan ke Wono. Untung ga ada macet, padahal sepulang sekolah tadi macet total. Asyik juga sekali-kali Jakarta pindah ke Polewali. Temanku yang lain, Dila udah ga tahan nunggu kami. Dia nelponnnn teruss.. But, tak lama kemudian kami sampai di rumah temanku di Wono. Don't speak anymore Dila, let's go now. Karena macet, kami memutuskan naik motor. Aku, Dila, dan Suci mulai m...

Setelah 66 Tahun

Tak terasa bangsa ini telah 66 tahun merdeka. Jika kita melihat sedikit saja ke belakang-bagaimana perjuangan para pahlawan yang rela bersimbah darah-hanya untuk satu tujuan, MERDEKA!!! Begitu besar pengorbanan mereka, tak kenal lelah, tak kenal sakit, tak kenal mati. Bayangkan dan bandingkan dengan sekarang. Generasi muda zaman ini seolah menganggap perjuangan mereka itu tak pernah terjadi. Seolah Merdeka itu jatuh dari langit. Banyak dari mereka yang tak menghargai jasa para pahlawan. Namun ada juga yang masih punya rasa kasihan, tentunya. Yah, begitulah kita sekarang ini. Seharusnya, kita giat belajar untuk mengisi kemerdekaan. Teringat, 17 Agustus 1945 bertepatan pada 17 Ramadhan. Dan itu berarti, setelah 66 tahun peristiwa itu terulang kembali. Hari ini, 17 Agustus 2011. Ini hari yang terbilang "spesial". Kita harus benar-benar memperingati HUT RI (kok aku semangat banget ya? heheheh). Ayo teriakkan MERDEKA!! MERDEKA!! BANGKIT INDONESIA!!!