Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Home

The Sisters

Punya saudara cewek ituuu... hmm..rasanya komplit. Apalagi kalau punya kakak dan adik cewek hihi.. Kakak, bisa jadi teman curhat (walaupun saya tipe introvert) dan adik, siswa terbaikku dalam mengajar hehe.. Mereka itu yang paling dekat. Mereka itu yang sering buat mood berubah-ubah.. Sebagian besar waktu di rumah yahhh buat cerita sama mereka. Belajar dari kakak dan mengajar buat adik, intinya jadi anak ketiga dari 5 bersaudara ( me ). Mereka juga teman jalan yang sangat berarti, karena tanpanya pusing saya habisin waktu hihi.. Alhamdulillah for all. Inshaa Allah will be strong family with all love, blessing from Allah SWT..amiin

Educating with Loving

Bapak buat nangis lagi.. Malam ini, bapak mengelus foto-fotoku bersama teman beberapa hari lalu di Mesjid Raya. Saya hanya bisa melihat dari sudut mata, "kenapa pak?" . Bapak hanya menjawab bahwa ia sedih melihat anaknya yang satu ini. Padahal saya menilai foto ini biasa-biasa saja. Tapi, setelah bapak menjelaskan mengapa ia sedih, barulah saya sadar bahwa ternyata ada pelajaran yang begitu berharga.. Ya, orang tua mungkin berbeda pandangan dengan kita, namun setidaknya mereka mengetahui makna kehidupan ini lebih baik dari kita. Foto yang begitu sederhana dimaknai dengan begitu kompleks, dan berhasil membuatku mengucurkan air mata juga. Bapak telah mengedukasiku, membuka mataku, dan mengingatkanku lagi akan apa niatku menuntut ilmu. Berpisah dari mereka untuk waktu yang lama haruslah memiliki alasan yang realistis. Terima kasih Bapakku yang kusayang.. Tentang foto itu, hihihi.. "Anak-anak A'banya Iqbal itu, tidak ada yang pacaran. Semuanya langsung dinikahi. Jo...

Rumah versi Ramadhan 1437 H

Hari ini seperti biasa. Keadaaan rumah yang membuatku selalu saja ingin pulang. Adik-adik yang ribut, sedikit-sedikit tertawa, eh semenit kemudian nangis hihi..lucu-lucu deh mereka. Tante-tante yang suka banget jadiin rumah sebagai tempat reunian. Alhamdulillah rumah ini berberkah, sering didatangi jadi tempat kumpul keluarga. Semalam iya, malam ke-27 Ramadhan. Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan dan kesempatan oleh Allah SWT untuk beribadah di bulan suci ini. Saya sih pengennya taraweh di Masjid Al Markaz, tapi belum sempat hihi..alih-alih ke Al Markaz, baru dua kali di bulan ramadhan ini taraweh di Masjid Raya. Tapi alhamdulillah sekarang udah bisa taraweh di Masjid Agung Al Munawwarah dekat rumah, soalnya taraweh pertama masih di Muhajirin, dan malam itu saya nangis rindu suara Imam Bapak heheh *eh maluuuu Berbicara tentang puasa, nama saya "Saumi Amrani" memang diambil dari kata "shaum" yang berarti puasa. Berdasarkan tafsir dari Surah Al Baqarah : 18...

A Fairy Tale, A Time, and An Education

Untuk mengisi kekosongan waktu di malam yang panas dengan deraian air hujan yang tak tentu debitnya, ayah tanpa sengaja mendongeng untuk menghibur dua adikku yang masih imut-imut, yang masih enak dijadiin pesuruh di rumah. Heheheh… Tapi ternyata, dongeng itu memberikan efek mujarab. Apa hasilnya? Aku malah bernostalgia masa-masa kecil dulu. Aku yang masih tinggal di rumah lama dekat pantai, dengan masih memiliki teman se-permainan, dengan menerima cambukan sembari menghitungnya apabila aku melanggar. Okey, biar aku perkenalkan. Ayahku adalah seorang pendongeng. Seorang pendongeng handal, menurutku. Maklum, dia adalah seorang guru bahasa. Sejak aku masih doyan nangis, setiap malam ayah pasti menceritakan suatu kisah. Ya, tentu saja itu dongeng. Cerita Abu Nawas, Si Buta, Raksasa, Nenek sihir, Si Kancil, Buaya, dan berbagai fabel lainnya selalu menjadi judul dari dongeng ayah. Aku mengingat ayah selalu mendongeng di atas tempat tidur. Dongeng-dongeng ayah pasti berhasil menjadi bahan t...

Allahuakbar, Warning Less Than Five Minutes

Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar.. Allahuakbar.. Ya Allah, terima kasih ya Allah telah menyelamatkan hamba dan keluarga dari bencana yang tidak dapat diduga-duga. Alhamdulillah Ya Allah. Ya, begitulah kejadian semalam, kisaran pukul 21.50 malam. I was watching Full House Korean drama on television. I was sleepy, but I did’t want to sleep. I enjoyed watching tv. And rain was coming. But just about 2-3 minutes, I think. Bapak yang tidak terlalu sehat sedang tidur di kamar. Sedangkan mamaku mempersiapkan adik-adikku untuk tidur. Aku hanya diam di tempat. Lalu, tanpa disangka-disangka angin yang begitu kencang datang. Gorden-gorden rumahku beterbangan. Aku merasakan rumah seperti ingin terangkat. Suara bergemuruh terdengar. Bapak menyuruhku mematikan televisi. Sedangkan mama mulai gelisah, menyuruhku masuk ke kamar bersama adik. Aku sangat takut, angin terus bertiup kencang. Seluruh tubuhku terasa dingin. Bapak masih di atas tempat tidur, mulai membaca doa. Mamaku...

Nothing

Alhamdulillah Ya Allah.. Hari ini aku hanya terdiam di rumah, menghabiskan masa liburan yang tidak begitu istimewa. Aku hanya ditemani sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy yang berjudul "Bumi Cinta" dan sebuah notebook yang di sampingnya telah tertancap modem. Nothing, just reading, reading, and browsing internet. I spend my time not to holiday. I like it. I think holiday is not good idea. My friends went to other place, but I'm at home. Yeah. I want to prepare my lesson in 11th grade. I want to already in competition. So, I try to study on internet, online studying. Not difficult. I realized, I  like Chemistry. But my heart just for Mathematic. Mathematic is my life.. (kayak tong apa). Astagfirullah, aku tidak konsen menulis blog ini. Banyak hal yang mesti dipikirkan, jadi aku hanya menulis apa yang memang ada dalam hatiku.

It's So Funny

Today, I was happy, because I spend my time in home. Yeah, no activity. Remember today is Monday. I just slept in home. I slept so long, I never spend my time to slept for 4 hours at afternoon. Wow, I enjoyed. But at night, my father told me about his experience today, he went to Kalijodo, Bakaru, Pinrang, South Sulawesi with his students. I didn't join. He told me a funny story when he went to there. Yeah, with his students, he went to waterfall, and all students like that. But there are many ladder, they must passed it. No problem, they think. Yeah, because the landscape is really wonderful, beautiful, amazing. The waterfall is wonderful. I can believe it. The students spoke, "We will back". And then, they went home. You can think, they don't like pass the ladder. They didn't have power to climb. So funny because they walked like slither. They felt very tired. And then they spoke "We will not back". What??? Poor....Do you remember?? But it is a...