Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Unknown Story

Saat Food Lover Bertemu Buah

Waktu ngampus, kan ada teman yang ujian jadi ada buah jeruk dan lengkeng yang tertinggal saya makan. Buah-buahnya manis banget. Nah, kemarin dapat lagi kiriman buah-buahan dari Polewali. Mama dan Bapak memang sangat memerhatikan asupan buah untukku hahaha.. Jadi ada buah nanas, mangga, sirsak, dan pepaya. Pas buka kemasannya, woww buahnya harum banget. Walaupun tibanya malam, saya sudah ngiler buat ngupas mangga. Kata bapak mangga itu diberi sama tetangga sebelah. Rasanya gak perlu ditanya, maniss banget (semanis saya hahahh) .  Karena buah lainnya belum matang, saya menyurutkan niat untuk mencicipinya. Esok harinya, baru pagi nih, saya ngiler lagi liat buah-buahan ini. Hujan pagi hari benar-benar ada suasana dingin menyelimuti. Saya segera saja sarapan pagi, tapi setelahnya malah terlena untuk mengupas buah-buah itu. Saya makan mangga lagi, takut juga sih nanti sakit perut. Apalah saya seorang food lover gak bisa liat buah-buahan... :D Siangnya, saya mengupas nanas kesayangan....

Flowersholic

Jadi agak kasian juga lihat bunga-bungaku yang semakin gak keurus. Kira-kira udah dua tahun lebih bunga-bunga ini menemaniku sejak kepindahannya dari Toddopuli. Disuruh sama kakak untuk merawatnya, ya saya mau banget malah. Dikala musim hujan datang, terkadang senyum sendiri melihat bunga-bungaku yang nampaknya juga sangat senang berbasah-basahan. Dikala musim panas datang, mereka harus diberi ekstra perhatian karena agak sensitif dengan suhu. Tapi saya udah buktikan bahwa bunga-bunga ini bisa terus survive. Hahahaha... iya, sudah beberapa kali saya tinggalkan namun bunga-bungaku yang kucinta walaupun sudah menunjukkan kekeringan yang mendalam tapi tetap saja berdiri kokoh seolah menyapaku sekembalinya dari kepergian. Hmm..udah beberapa kali juga karena saking keringnya, daun-daun yang kering itu mesti dipotong. Agak gak rela juga sih karena bunganya nambah tinggi tapi kosong bawahnya. Mau gimana lagi kasian kan kalo yang udah kering gak dieliminasi hehe.. Gak sempat mikir tadi udah ...

Ia adalah Milik Tuhannya

Mengapa dia begitu berani mendoakanmu, walaupun tak ada yang menjamin kau juga akan mendoakannya? Apa yang membuat seseorang demikian? Biarlah, mungkin hanya ini jalan satu-satunya. Sesuatu yang benar-benar dia ratapi hanya akan mengurungnya, mengenal dunia tak lebih baik. Sekembalinya dari suatu kesadaran, andai saja adalah jawaban yang tepat. Mengapa ia harus ada? Kekejaman yang tak terduga dari mana datangnya. Hening. Sepatah kata tak membendung rasa sesak. Jelas. Tiada pun sebuah peristiwa memiliki jalan cerita bahagia di setiap bagiannya. Mengapa manusia harus risau untuk memilikimu, padahal kau adalah milik Tuhanmu. Hahaha…. Apalah kau punya daya. Tawa janggal. Senyuman membunuh. Sapaan menusuk. Dan saat waktu itu datang, jangan katakan goodbye, tetapi berbuat baiklah selalu. Jangan pandang dia sekarang, karena kau akan menyesal. Kau akan mendapatinya di sebuah jalan, yang mungkin saja begitu menyebut namanya kau akan tertegun. Jangan pandang dia sekarang. Ia ...

Just a Moment

Today, I was happy because my homework has done. You know, last night I was browsing on internet until 2.00 a.m. Wow, my friend said "Amazing". Yeah, not for me. Today is my friend's birthday. I'm the first people, who said Happy Birthday on Facebook. I was happy. But I could not gave her a gift. I didn't have a time to celebrate. Luckily, other friends invited me to go to Beach. Yes, I can. We have planned 8.00 p.m. But finally we met at 9.00 p.m. No problem, but actually I don't like that. It's too late. Yeah, just little friends were coming. Thinking, 8 friends. Poor you!!!.. I would tried to make condition was happy. I can't. I was speaking just a moment. Then I drank avocado jus and take several photos. Back to home. Yeah,, just a moment. I'm sleepy...

So Sad

Hari ini di sekolah, aku merasa ada yang aneh dengan diriku. Aku sengaja agak terlambat berangkat ke sekolah karena semalam aku kurang tidur. Sampai di sekolah, tentunya disambut dengan tatapan dingin ala pak Thisiplin,, siapa lagi kalau bukan No-Name. Masuk ruang kelas, aku disambut oleh keharusan membayar iuran untuk Miss Bethany yang akan pulang kampung ke America. Ya, sebentar lagi ia akan meninggalkan kami. Aku sebenarnya menyukai cara mengajarnya, hanya saja tampaknya ia sangat kaku. Sisa waktu pelajaran hanya membaca dan membaca. Tidak menarik untukku. Belum lagi pelajaran sejarah yang sungguh membosankan, bagaimana tidak minggu lalu kami ulangan. And next weekend ulangan lagi. Untung saja aku tidak termasuk dalam daftar siswa yang akan diinterogasi guru BK. Let's go home. Eitss,, di depan sekolah ada penjual rujak. Mampir dulu deh... Ya, aku hanya menikmati hari ini dengan tidur siang lalu dibangunkan oleh segerombolan manusia penghuni lapangan yang suaranya memekik...