Skip to main content

Saat Food Lover Bertemu Buah

Waktu ngampus, kan ada teman yang ujian jadi ada buah jeruk dan lengkeng yang tertinggal saya makan. Buah-buahnya manis banget. Nah, kemarin dapat lagi kiriman buah-buahan dari Polewali. Mama dan Bapak memang sangat memerhatikan asupan buah untukku hahaha.. Jadi ada buah nanas, mangga, sirsak, dan pepaya. Pas buka kemasannya, woww buahnya harum banget. Walaupun tibanya malam, saya sudah ngiler buat ngupas mangga. Kata bapak mangga itu diberi sama tetangga sebelah. Rasanya gak perlu ditanya, maniss banget (semanis saya hahahh).  Karena buah lainnya belum matang, saya menyurutkan niat untuk mencicipinya.

Esok harinya, baru pagi nih, saya ngiler lagi liat buah-buahan ini. Hujan pagi hari benar-benar ada suasana dingin menyelimuti. Saya segera saja sarapan pagi, tapi setelahnya malah terlena untuk mengupas buah-buah itu. Saya makan mangga lagi, takut juga sih nanti sakit perut. Apalah saya seorang food lover gak bisa liat buah-buahan... :D

Siangnya, saya mengupas nanas kesayangan...rasanya manis juga, pokoknya sedap deh hihhiii..
Sorenya giliran si pepaya yang saya kupas. Dan rasanya pun tak mau kalah manis banget.
Udah dulu malam ini, khawatir akan kesehatan hehehe..
Saya gak habisin semua sih sekali makan, tapi saya simpan di tempat aman kok (iya, di dalam kulkas) hehe..

Besok saya mau buat olahan sirsak, susu, dan jelly. Alhamdulillah buah-buahan ini menyuplai lagi kebutuhan serat dan vitamin tubuhku. Iya tiap hari kok saya makan buah tapi gak sebanyak dan sebermacam ini hihih..

I love you my parents :) :*

Comments

Popular posts from this blog

AFS, My First Time I Know You

Hari ini capek banget… Seharian cari souvenir tuk Miss Bethany yang go back. Malamnya belajar sampe hampir tidur sama buku. Soalnya besok ulangan essay. Ditambah cuaca dingin banget, ya udah, hidung tersumbat, bersin tiap detik. Tidak menghalangiku untuk menulis di blogku ini. Walaupun aku sadar, ini sudah larut malam, tapi aku tidak tahu apa gerangan yang membuatku demikian. Entah mengapa, hari ini aku sangat teringat dengan seleksi AFS 1 Juni kemarin. Aku teringat dengan gedung yang kutempati, kakak volunteer yang jadi pengawasku, dan teman-teman yang menjadi peserta sesama seleksi di ruangan yang tidak begitu mencolok. Ya, semua itu akan kucurahkan dalam penulisan blogku kali ini. Tanggal 1 Juni kemarin, aku mengikuti seleksi pertukaran pelajar Bina Antarbudaya, AFS untuk Chapter Makassar. Aku berangkat hari Jumat, tepatnya dua hari sebelum hari H. Kunjunganku hari itu hanya ke Graha Pena dan Benteng Rotterdam. Kakakku menjemputku saat aku di Benteng Rotterdam. Lalu ke Jln...

So Sad

Hari ini di sekolah, aku merasa ada yang aneh dengan diriku. Aku sengaja agak terlambat berangkat ke sekolah karena semalam aku kurang tidur. Sampai di sekolah, tentunya disambut dengan tatapan dingin ala pak Thisiplin,, siapa lagi kalau bukan No-Name. Masuk ruang kelas, aku disambut oleh keharusan membayar iuran untuk Miss Bethany yang akan pulang kampung ke America. Ya, sebentar lagi ia akan meninggalkan kami. Aku sebenarnya menyukai cara mengajarnya, hanya saja tampaknya ia sangat kaku. Sisa waktu pelajaran hanya membaca dan membaca. Tidak menarik untukku. Belum lagi pelajaran sejarah yang sungguh membosankan, bagaimana tidak minggu lalu kami ulangan. And next weekend ulangan lagi. Untung saja aku tidak termasuk dalam daftar siswa yang akan diinterogasi guru BK. Let's go home. Eitss,, di depan sekolah ada penjual rujak. Mampir dulu deh... Ya, aku hanya menikmati hari ini dengan tidur siang lalu dibangunkan oleh segerombolan manusia penghuni lapangan yang suaranya memekik...

Habis Manis Sepah Dibuang

Happy Eid Mubarak 1432 H. Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon maaf lahir & bathin. Ya, aku melangkah menuju kemenangan. Kemenangan sejati. Kemenangan yang aku peroleh setelah 30 hari lamanya berperang melawan nafsu. Alhamdulillah, aku masih diberi rahmat oleh Allah swt, aku masih bisa menghirup udara Idul Fitri ini. Sungguh, aku sangat berbahagia. Semalaman menyaksikan langsung pawai takbiran-mengagungkan Asma Allah swt. Ditambah sentuhan kembang api yang berwarna-warni. Hati tak akan merasa luka, namun luka karena Ramadhan telah pergi. Paginya aku pergi sholat Eid. Setelah itu aku mendapat sms dari teman yang mengatakan "Jangan ada yang keluar rumah ya, kita mau jemput kalian masing-masing di rumah". Berarti semua teman akan datang ke rumahku dong? Senangnya. Tapi nyatanya setelah beberapa jam menunggu, tak satu pun yang kunjung datang. Aku sangat kecewa. Aku merasa sangat tak dihargai. Perlu diketahui, bahwa aku tak merasa demikian jika aku tak melakukan hal yang te...