Skip to main content

Ia adalah Milik Tuhannya

Mengapa dia begitu berani mendoakanmu, walaupun tak ada yang menjamin kau juga akan mendoakannya?
Apa yang membuat seseorang demikian?
Biarlah, mungkin hanya ini jalan satu-satunya.
Sesuatu yang benar-benar dia ratapi hanya akan mengurungnya, mengenal dunia tak lebih baik. Sekembalinya dari suatu kesadaran, andai saja adalah jawaban yang tepat.

Mengapa ia harus ada?
Kekejaman yang tak terduga dari mana datangnya.
Hening.
Sepatah kata tak membendung rasa sesak.
Jelas.
Tiada pun sebuah peristiwa memiliki jalan cerita bahagia di setiap bagiannya.
Mengapa manusia harus risau untuk memilikimu, padahal kau adalah milik Tuhanmu.

Hahaha….
Apalah kau punya daya. Tawa janggal. Senyuman membunuh. Sapaan menusuk.
Dan saat waktu itu datang, jangan katakan goodbye, tetapi berbuat baiklah selalu.

Jangan pandang dia sekarang, karena kau akan menyesal.
Kau akan mendapatinya di sebuah jalan, yang mungkin saja begitu menyebut namanya kau akan tertegun.
Jangan pandang dia sekarang.
Ia hanya membutuhkan berapa lama waktu untuk memulihkan segalanya.
Jangan pandang dia sekarang.
Kau tak bisa meramalkan masa depan, kau hanya mengiranya.
Maka, jangan pandang dia sekarang.
Ia tetap sudi menjaga apa yang telah tertancap dalam hatinya.
Bagaimana mungkin dia melupakan, padahal itu telah menjadi hidayah baginya.
Dan tetap, jangan pandang dia sekarang.
Bagaimana pun juga, ia tak butuh rasa terima kasih.
Ia hanya perlu keikhlasan tiada berujung.

Comments

Popular posts from this blog

AFS, My First Time I Know You

Hari ini capek banget… Seharian cari souvenir tuk Miss Bethany yang go back. Malamnya belajar sampe hampir tidur sama buku. Soalnya besok ulangan essay. Ditambah cuaca dingin banget, ya udah, hidung tersumbat, bersin tiap detik. Tidak menghalangiku untuk menulis di blogku ini. Walaupun aku sadar, ini sudah larut malam, tapi aku tidak tahu apa gerangan yang membuatku demikian. Entah mengapa, hari ini aku sangat teringat dengan seleksi AFS 1 Juni kemarin. Aku teringat dengan gedung yang kutempati, kakak volunteer yang jadi pengawasku, dan teman-teman yang menjadi peserta sesama seleksi di ruangan yang tidak begitu mencolok. Ya, semua itu akan kucurahkan dalam penulisan blogku kali ini. Tanggal 1 Juni kemarin, aku mengikuti seleksi pertukaran pelajar Bina Antarbudaya, AFS untuk Chapter Makassar. Aku berangkat hari Jumat, tepatnya dua hari sebelum hari H. Kunjunganku hari itu hanya ke Graha Pena dan Benteng Rotterdam. Kakakku menjemputku saat aku di Benteng Rotterdam. Lalu ke Jln...

Chemistry Task

Assalamualaikum Wr. Wb. Salam buat seluruh teman-temanku. Entri kali ini saya buat khusus untuk teman-teman se-ClaXone. Entri berisi kunci jawaban dari tugas kimia. Bukan maksud saya ingin menyombongkan diri atau unjuk kemampuan, tapi hanya ingin membantu teman-teman. Saya prihatin dengan banyaknya tugas sekolah. Tidak ada salahnya mengurangi sedikit kesulitan dengan adanya entri ini. Kita harus selalu berbagi pengetahuan. Mohon komentar pada bagian samping. Moga bermanfaat. BUKU GRAFINDO Halaman 161 2. Jawaban C : 2 dan 4 Alasan : Larutan elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, ditandai dengan  lampu tidak menyala  dan  tidak ada gelembung gas . Yang memenuhi adalah 2 dan 4 pada tabel. 4. Jawaban C : kation dan anion Alasan : Dalam larutan elektrolit, terjadi penguraian ion yang menghasilkan muatan negatif(anion) dan muatan positif(kation). 5. Jawaban A : urea Alasan : Urea merupakan larutan nonelektrolit karena larutan urea...

So Sad

Hari ini di sekolah, aku merasa ada yang aneh dengan diriku. Aku sengaja agak terlambat berangkat ke sekolah karena semalam aku kurang tidur. Sampai di sekolah, tentunya disambut dengan tatapan dingin ala pak Thisiplin,, siapa lagi kalau bukan No-Name. Masuk ruang kelas, aku disambut oleh keharusan membayar iuran untuk Miss Bethany yang akan pulang kampung ke America. Ya, sebentar lagi ia akan meninggalkan kami. Aku sebenarnya menyukai cara mengajarnya, hanya saja tampaknya ia sangat kaku. Sisa waktu pelajaran hanya membaca dan membaca. Tidak menarik untukku. Belum lagi pelajaran sejarah yang sungguh membosankan, bagaimana tidak minggu lalu kami ulangan. And next weekend ulangan lagi. Untung saja aku tidak termasuk dalam daftar siswa yang akan diinterogasi guru BK. Let's go home. Eitss,, di depan sekolah ada penjual rujak. Mampir dulu deh... Ya, aku hanya menikmati hari ini dengan tidur siang lalu dibangunkan oleh segerombolan manusia penghuni lapangan yang suaranya memekik...